Postingan

Rubrik Baru : Belajar Hidup dari Film

Gambar
One of my favorite scene in American Beauty (1999). Sejak lihat scene ini saya jadi terpesona melihat daun dan tas kresek yang tertiup angin.  Halo, para pembaca.  Usia blog Niken Bicara Film ini sudah mencapai delapan tahun - waktu yang cukup lama. Saya teringat awal pertama menulis blog, betapa saya masih terbata-bata saat menulis dan menjabarkan bagaimana sebuah film dikatakan bagus dan jelek. Kamu bisa membaca tulisan-tulisan lama saya, dan menertawakan betapa konyol dan buruknya saya tulisan kala itu. Sengaja saya tetap memasangnya di blog ini tanpa mengeditnya terlalu banyak, supaya menjadi pengingat buat saya (dan mungkin buat beberapa pembaca setia di blog ini - jikalau memang ada yang setia) bahwa menjadi mahir menulis itu membutuhkan proses yang tidak sebentar, dan sampai sekarangpun tulisan saya masih pula tidak karuan. (Tapi ngomong-ngomong, selama delapan tahun saya menyadari saya adalah penulis yang lambat dan moody, bahkan hingga saat ini. Nulis satu artikel bia...

Tully (2018) (4/5)

Gambar
RottenTomatoes: 89% | IMDb: 7,2/10 | Metascore: 75/100 | NikenBicaraFilm: 4/5 Rated: R | Genre: Comedy, Drama Directed by Jason Reitman ; Produced by Aaron L. Gilbert, Jason Reitman, Helen Estabrook, Diablo Cody, Mason Novick, Charlize Theron, A.J. Dix, Beth Kono ; Written by Diablo Cody ; Starring Charlize Theron, Mackenzie Davis,Mark Duplass, Ron Livingston ; Music by Rob Simonsen ; Cinematography Eric Steelberg ; Edited by Stefan Grube ; Production company Bron Studios, Right of Way Films, Denver and Delilah Productions ; Distributed by Focus Features ; Release date January 23, 2018 (Sundance), May 4, 2018 (United States) ; Running time 96 minutes ; Country United States ; Language English Story / Cerita / Sinopsis : Marlo (Charlize Theron) adalah seorang ibu yang kewalahan dengan tiga orang anaknya dan suami yang sibuk bekerja. Suatu hari ia meminta bantuan night-nany, Tully (Mackenzie Davis) yang membantunya merawat bayinya. Review / Resensi : Salah satu sutradara...

Penjelasan Ending Film Hereditary (2018)

Gambar
* SPOILER ALERT * Disebut-sebut sebagai salah satu film horror terseram tahun ini (atau bahkan satu dekade ini), feature film pertama dari Ari Aster - sutradara yang masih berusia 31 tahun - berjudul Hereditary ini sukses mencuri perhatian kita semua. Ga cuma seram aja, tapi Hereditary menawarkan pengalaman nonton tidak biasa, terutama untuk orang Indonesia yang terbiasa menonton film-film horror mainstream yang biasa tayang di bioskop Indonesia, seperti The Conjuring universe. Kemungkinan, banyak di antara kalian yang habis nonton ini bengong karena ga nyambung . Jadi saya akan coba bantu menjelaskan berikut ngasih sedikit sudut pandang,  from my own perspective. Anyway, berhubung saya baru nonton sekali - jadi kemungkinan besar tulisan saya di bawah ini ga bakalan 100% benar. Mohon koreksinya di kolom comment yes.  THE PLOT Hereditary bercerita tentang Annie Leigh  (Toni Collette) , seorang miniaturist artist. Ia tinggal bersama suaminya Steve (Gabriel Bryne) , a...

Hereditary (2018) (4,5/5)

Gambar
"I never wanted to be your mother"  RottenTomatoes : 89% | IMDb : 7,6/10 | Metascore: 87/100 | NikenBicaraFilm: 4,5/5 Rated: R | Genre: Horror, Mystery, Drama   Directed by Ari Aster ; Produced by Kevin Frakes, Lars Knudsen, Buddy Patrick ; Written by Ari Aster ; Starring Toni Collette, Alex Wolff, Milly Shapiro, Ann Dowd, Gabriel Byrne ; Music by Colin Stetson ; Cinematography Pawel Pogorzelski ; Edited by Jennifer Lame, Lucian Johnston ; Production company PalmStar, Media Finch Entertainment, Windy Hill Pictures ; Distributed by A24 ; Release date January 21, 2018 (Sundance), June 8, 2018 (United States) ; Running time 127 minutes ; Country United States ; Language English ; Budget $10 million ; Box office $73.2 million Story / Cerita / Sinopsis : Ketika sang ibu, Ellen, meninggal dunia, Annie Leigh (Toni Collette) dan keluarga kecilnya mulai mengalami kejadian-kejadian tragis dan misterius yang tampaknya berhubungan dengan rahasia kelam keluarga mereka....

Sicario : Day of the Soldado (2018) (4,5/5) - Spoiler Review

Gambar
SPOILER REVIEW RottenTomatoes: 64% | IMDb: 7,4/10  | Metascore: 61/100 | NikenBicaraFilm: 4,5/5 Rated: R | Genre : Action, Thriller, Crime Directed by Stefano Sollima ; Produced by Basil Iwanyk, Edward L. McDonnell, Molly Smith, Thad Luckinbill, Trent Luckinbill ; Written by Taylor Sheridan : Starring Benicio del Toro, Josh Brolin, Isabela Moner, Jeffrey Donovan, Manuel Garcia-Rulfo, Catherine Keener ; Music by Hildur Guðnadóttir ; Cinematography Dariusz Wolski ; Edited by Matthew Newman ; Production company Black Label Media, Thunder Road Pictures ; Distributed by Columbia Pictures (United States/Canada), Lionsgate (International) ; Release date  June 29, 2018 (United States) ; Running time 122 minutes ; Country United States ; Language English, Spanish : Budget $35–45 million Story / Cerita / Sinopsis : Matt Graver (Josh Brolin) kembali bekerjasama dengan Alejandro (Benicio del Toro) saat diminta menjalankan operasi rahasia untuk memicu perang antar kartel Me...

Top 10 : My Favorite Superhero Movies

Gambar
Agak ironis ketika dahulu kala saya sempat mengklaim diri ini bukan fans film-film superhero, tapi belakangan saya menyadari ternyata cukup banyak film superhero yang sudah saya tonton. Maka untuk mengisi blog yang belakangan agak terbengkalai ini, saya iseng-iseng membuat daftar 10 film superhero terfavorit versi nikenbicarafilm. Perhatikan: saya sebut daftar ini film favorit dan meninggalkan kesa buat saya, jadi nggak usah protes kalo film ini kebanyakan film MCU ya. OH WOW, NOMOR 1 GA DISANGKA! (NYARIS MASUK DAFTAR TOP 10) #12 HELLBOY (Guilermo del Toro, 2004) Nama Guilermo del Toro akan selalu lekat dengan monster-monsteran, dan Hellboy adalah film based on comic yang emang cocok banget kalo disutradarai olehnya. Cukup asyik melihat superhero versi makhluk-makhluk ghaib dengan cita rasa khas gothic- nya del Toro  - dan penampakan semua monster di Hellboy ini mengagumkan. Tapi yang paling badass adalah karakter Hellboy itu sendiri yang sungguh cool dan sarkastik. Hellboy ti...

Random Thought: The Lack of Female Movie Critics

Gambar
Tulisan ini adalah pemikiran random saya setelah membaca sebuah berita. Awalnya saya ingin menuliskan uneg-uneg saya pada akun facebook saya, tapi saya merasa lebih relevan kalo saya taruh di blog ini. Namanya juga pemikiran random, maka maafkan jika tulisan saya beneran random dan melompat-lompat. Ini bukan esai formal, ini cuma sekedar racauan ~ THE LACK OF FEMALE MOVIE CRITICS Dalam acara Crystal + Lucy Awards, aktris pemenang Oscar untuk film Room, Brie Larson mengumumkan bahwa Sundance dan Toronto Film Festivals akan mengalokasikan kuota 20% jurnalis dari kalangan minoritas (perempuan dan kulit berwarna). Ia bilang bahwa filmnya A Wrinkle in Time flop di pasaran karena kurangnya kritikan yang komprehensif, terutama menurutnya kritikus film saat ini didominasi oleh pria kulit putih. Kira-kira pidatonya begini: "I don’t need a 40-year-old white dude to tell me what didn’t work about A Wrinkle in Time. It wasn’t made for him! I want to know what it meant to women of colour, bira...